Formasi & Strategi Jitu Dalam Sepak Bola

Karena Stones dan Walker merupakan pemain Inggris yang paling berbahaya dalam melakukan build-up serangan, fokus pressing yang dilakukan Dalic berpusat kepada keduanya. Sementara Mandzukic berperan menekan Stones; Perisic dan Beric, yang bermain di sisi kiri dan sisi kanan, sering bertukar posisi untuk bergantian memberikan tekanan terhadap Walker. Saat Beric atau Perisic mengambil napas, Modric akan bermain di sebelah kanan memberikan tekanan terhadap Harry Maguire.

Mourinho juga sukses memoles kelemahan lapangan tengah formasi ini sehingga tahun lalu juara Serie A Liga Italia dan sekarang sudah menghajar AC Milan 4-0. Untuk dapat menjalankan taktik secara baik pemain harus ditunjang dengan kecerdasan, daya ingat untuk berpikir cepat dalam permainan, di samping mental yang kuat untuk tidak takut terhadap terror pemain lawan maupun penonton.

Stones adalah pengatur tempo permainan Inggris, bukan Henderson yang bermain di depannya. Umpan-umpan lambung berbahaya ke lini depan Inggris sering bermula dari Kyle Walker. Dan Harry Maguire seringkali menjadi solusi saat kedua pemain tersebut tidak mempunyai opsi untuk mengirimkan umpan ke depan. Meski begitu, Dalic menerapkan pendekatan pressing yang berbeda dalam dua pertandingan tersebut. Saat menghadapi Argentina, tujuan utama pressing Dalic adalah untuk mematikan lini tengah Argentina.

Caranya adalah menjual pemain lama dengan menggantikan pemain-pemain baru yang posisinya serupa. Moyes akrab dengan bola panjang, Van Gaal kaku, sementara Mourinho identik dengan sepakbola pragmatis. Masuknya Ole Gunnar Solskjaer diharapkan bisa memperbaiki United dari segi permainan dan bisa menyenangkan para suporter yang sulit move on dari sosok Sir Alex. Untuk dapat menjalankan taktik secara baik pemain harus ditunjang dengan kecerdasan, daya ingat untuk berpikir cepat dalam permainan, disamping mental yang kuat untuk tidak takut terhadap terror pemain lawan maupun penonton. Keempat barisan depan dipersiapkan terutama untuk penyerangan, kedua sayap turut serta di dalam membangun penyerangan, memulai dari lapangan tengah.

Pendekatan “saling mengisi” juga bisa dipakai untuk keluar dari tekanan konstan lawan. “Misal ketika ada striker yang terisolasi, lini kedua berinisiatif menopang serangan. Striker pun harus tak canggung ketika mundur membantu bertahan, ” ujar Salahudin ketika berbincang dengan Solopos. com, Minggu (1/3/2020). Blackburn Rovers dan Newcastle United pernah menggagalkan taktik ini. Tim yang disebut terakhir bahkan pernah membantai mereka 5-0 Akan tetapi, Ferguson selalu punya cara untuk menyegarkan kembali timnya.

Ditambah, satu pemain terluar (LM) menempati area half-space kiri, bisa cenderung melebar atau lebih dekat dengan center, untuk mengawasi gerak-gerik pemain Real Madrid yang berada di flank kiri Atletico. Pada menit-menit akhir perpanjangan waktu babak kedua, Modric yang sudah tampak lelah, kehilangan bola di sisi kiri pertahanan Inggris. Bola berhasil dikuasai Danny Rose dan pemain Inggris tersebut melaju cepat ke depan untuk membangun serangan balik. Modric lalu mengejarnya, melakukan tekel, dan berhasil merebut bola.

• Di depan daerah pertahanan, barisan pertahanan diperkuat empat pemain lapangan tengah, yang sekaligus memungkinkan untuk mengendalikan lapangan tengah dengan lebih baik. Struktur posisi rapat ala Atletico juga mampu membuat Atletico mengokupansi 3 ruang horizontal utama. Contoh bila Real menggeser bola ke flank kanan Atletico, formasi Atletico akan melakukan pergeseran (shifting) dan mengokupansi 3 ruang horizontal utama, yaitu flank kanan, half-space kanan, dan center.

Asisten Pelatih Persis, Kahudi Wahyu, mengatakan pondasi fisik perlu menjadi perhatian dalam membangun gaya bermain yang dinamis. Jika stamina tak memenuhi syarat, pendekatan “switch position” justru bisa menguras fisik pemain. “Fisik sangat penting dalam pola high pressure yang diterapkan Persis. Dengan fisik oke, pemain bisa jernih membaca jalannya pertandingan, ” ujarnya. Meski demikian Salahudin mengakui perlu ada keseimbangan agar transisi antarposisi pemain tidak menjadi bumerang.

“Ketika kami menyerang, otomatis kami juga ada peluang untuk diserang [lewat serangan balik]. Dia mengatakan keluwesan dalam berpindah posisi diperlukan agar lawan kesulitan menebak alur permainan timnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *