Klopp Puji Karakter Pelatih Hoffenheim

Klopp Puji Karakter Pelatih Hoffenheim

Klopp Puji Karakter Pelatih Hoffenheim

Jurgen Klopp menggambarkan pelatih Hoffenheim sebagai ‘Si Kuda Muda’ dengan sebuah masa depan yang sangat cerah. Dia mengatakan bahwa Nagelsmann merupakan contoh yang bagus sebagai pelatih muda.

Nagelsmann menjadi pelatih termuda di sejarah Bundesliga ketika dia ditunjuk pada 28 Oktober 2015. Dia kemudian mendapat berbagai pujian atas kerja apiknya dalam menukangi sebuah klub selama dua musim terakhir.

Klopp memuji Nagelsmann sebagai contoh bahwa Jerman terkenal memiliki pelatih-pelatih muda berbakat. Ia khawatir akan mendapatkan kesulitan ketika Liverpool bertemu Hoffenheim di leg pertama playoff Liga Champions, Rabu (16/8) dini hari.

“Saya sangat senang teman saya dan agennya karena saya kuda tua di kandang dan sudah ada kuda muda!” ujar Klopp memuji Nagelsmann dalam sesi konferensi pers.

“Dia seorang pelatih yang bertalenta besar. Kami tidak mengenal satu sama lain dengan sangat baik tapi saya mengikuti perkembangannya karena saya menyukai sepakbola yang bagus,”

“Dia tidak hanya satu tapi dia merupakan conton dari banyaknya pelatih muda yang bagus di Jerman,”

“Kami menantikan laga kali ini, dengan mengetahui soal kualitas lawan kami. Sangat senang bisa berada di sini dan memiliki kesempatan ini, meski ketika Anda tahu ini akan sangat sulit,”

“Mereka adalah tim yang sangat kuat, kami juga tim yang kuat. Itu gambaran bagaimana pertandingan ini akan terjadi.”

Pertandingan terakhir Liverpool di Liga Champions terjadi saat menghadapi FC Basel pada musim 2014-15. Tapi pemenang lima gelar Eropa ini menjadi favorit untuk lolos ke babak grup.

“Saya tidak tertarik dalam pengalaman lawan kami. Kami sudah bersama selama 20 bulan, saya pikir kami selalu mencoba untuk memberikan analisa terbaik untuk para pemain kami,”

“Kami menunjukkan pesan ke mereka dan mereka berbicara masalah mereka sendiri. Kami memiliki sebuah lawan yang sangat kuat, agresif, yang menggunakan taktik jitu,”

“Kami tahu tentang kualitas mereka dan apa yang mereka lakukan di atas lapangan dan kami mengetahui itu akan sulit seperti selayaknya bermain di Liga Champions.”

Leave a Reply

%d bloggers like this: