Nerazzurri Bangkit Kembali bersama Pioli

Nerazzurri Bangkit Kembali bersama Pioli

Inter melewati periode sulit bersama De Boer yang baru ditunjuk sebagai pelatih baru di awal musim. Bersama pelatih asal Belanda itu, Inter hanya meraih lima kemenangan, dua hasil seri, dan tujuh kali kalah dalam 14 laga kompetitif.

 

Serangkaian hasil buruk itu kemudian berujung pada pemecatan De Boer. Mantan pelatih Ajax Amsterdam itu diberhentikan pada awal November 2016 lalu.

 

Masa persiapan yang minim akibat terlalu mepet dengan start awal musim disebut-sebut sebagai salah satu faktor penyebab kegagalan De Boer. Selain itu, faktor bahasa juga menyulitkan untuk De Boer.

 

Untuk menggantikan De Boer, Inter lantas menunjuk Pioli. Sejauh ini, keputusan Inter itu terbukti jitu.

 

Sempat naik turun di awal kepemimpinan Pioli, Inter kini sudah lebih stabil. Mauro Icardi dkk. bahkan melaju dengan mengesankan usai membukukan sembilan kemenangan secara beruntun di semua ajang berkat kemenangan 3-0 atas Pescara, Minggu (29/1/2017) dinihari WIB.

 

Sudah cukup lama Inter tak melaju dengan sebaik itu. Kali terakhir mereka memenangi sembilan laga beruntun adalah pada November 2012 saat mereka menang dalam 10 pertandingan secara berturut-turut. Demikian seperti dikutip dari Opta.

 

Lantas, apa rahasia Pioli sehingga mampu mentransformasikan Inter yang sempat kacau di bawah De Boer?

 

“Anda harus meyakinkan para pemain untuk menyingkirkan kepentingan pribadi demi kebaikan tim. Kami semua bekerja bersama-sama di konsep tertentu dan saling membantu setiap harinya, tidak cuma saat pertandingan,” ucap Pioli kepada Mediaset Premium seperti dikutip dari Football Italia.

 

“Ada fondasi yang kuat untuk diteruskan dan saya terkesan dengan kesiapan tim ini untuk bekerja keras. Kami adalah Inter, sebuah tim yang ingin menang dan memberi yang terbaik setiap waktu.”

 

Rangkaian kemenangan tersebut, secara khusus tujuh laga secara beruntun di Serie A, membawa Inter kian dekat ke zona Liga Champions. Inter kini duduk di peringkat empat dengan 42 poin dari 22 laga, hanya terpaut dua angka dari Napoli yang ada di urutan ketiga.

Leave a Reply

%d bloggers like this: