Pogba: Aku Diharapkan Jadi Striker, Bek, dan Gelandang

Kritik terus diterima Paul Pogba. Namun, gelandang Manchester United itu sadar, nilai transfernya yang amat besar menciptakan ekspektasi yang tak realistis.

Pogba kembali ke MU setelah menghabiskan empat musim bersama Juventus. Namun, untuk memulangkan pemain Prancis itu kembali, ‘Setan Merah’ mesti menggelontorkan 89 juta pound, nilai transfer yang memecahkan rekor pemain termahal dunia.

Di musim ini, Pogba nyaris tidak pernah absen dari starting XI MU. Pesepakbola berusia 24 tahun ini telah membuat 43 penampilan di seluruh kompetisi dengan sumbangan tujuh gol dan lima assist.

Namun demikian, menurut sebagian kalangan performa Pogba belum memenuhi ekspektasi. Ada yang menilai Pogba mestinya mencetak gol lebih banyak, juga punya tanggung jawab untuk bertahan.

“Orang-orang melihat ke arahku. Mereka menilaiku dengan tidak mencetak banyak gol dan hal-hal semacam itu. Kalau aku mencetak banyak gol, orang-orang tidak akan membicarakannya seperti ini tapi inilah sepakbola,” ucap Pogba di Sky Sports.”Kita bisa melupakan harga transfernya. Itu sudah masa lalu. Transfer adalah hal yang lain, di atas lapangan lain lagi.”

“Aku sedang melakukan sebuah pekerjaan. Aku adalah seorang pemain tengah dan orang-orang terkadang berpikir bahwa aku adalah seorang penyerang,” lanjut dia.

“Ketika aku memberikan beberapa assist kepada orang-orang dan kami tidak mencetak gol maka hal itu memang bisa terjadi, tidak ada yang membahasnya. Tapi tidak masalah karena mereka menginginkanku untuk mencetak banyak gol karena transfer yang besar.”

“Orang-orang melihatku mengatakan ‘Pogba seharusnya mencetak banyak gol’, ‘Pogba seharusnya melakukan ini’ – kupikir Anda menempatkanku sebagai seorang striker, bek, dan gelandang. Aku fokus saja pada pekerjaanku,” imbuh Pogba.

Leave a Reply

%d bloggers like this: